Empat perintah utama yang termasuk dalam perintahData Manipulation Language (DML) yaitu SELECT, INSERT, UPDATE  dan DELETE. Ternyata ada beberapa perintah INSERT di MySQL yang jarang dipakai, yaitu:

  1. INSERT … SELECT …
  2. INSERT IGNORE …
  3. INSERT DELAYED …
  4. INSERT LOW PRIORITY | HIGH PRIORITY …
  5. INSERT … ON DUPLICATE KEY UPDATE
  6. REPLACE INTO

Artikel lengkap yang membahas hal ini bisa ditinjau disini:

7 Variasi Perintah INSERT di MySQL yang Sering Terlupakan

FPDF is a PHP class which allows you to generate PDF files with purePHP, that is to say without using the PDFlib library.

For those who are already familiar with FPDF, this post will show you how to output your PDF file using FPDF. There are 4 methods that you can use according to your own needs:

    • Method 1: Saving the PDF to a file:
$pdf->Output('yourfilename.pdf','F');
    • Method 1 (for server): Saving the PDF file to server (make sure you have 777 writing permissions for that folder!):
$pdf->Output('directory/yourfilename.pdf','F');
    • Method 2: Prompting user to choose where to save the PDF file:
$pdf->Output('yourfilename.pdf','D');
    • Method 3: Automatically open PDF in your browser after being generated:
$pdf->Output('yourfilename.pdf','I');
    • Method 4: Returning the PDF file content as a string:
$pdf->Output('', 'S');

 

 

source: https://phpexcel.codeplex.com/discussions/227620

If you want to modified date of files on linux, you can follow this steps:

You could cd to the folder containing the the files and:

touch -d '30 August 2013' *.php

Or if it has sub folders with php files – search through them recursively:

find /path/to/your/php/ -exec touch -d '30 August 2013' *.php {} \;

the folder ‘php’ in the command above would be included.

Edit:

If you ONLY need to find/change EXACTLY files modified on 23 April 2013, you can use the -mtimeparameter in your find command.

  • -mtime +60 means you are looking for a file modified 60 days ago or more.
  • -mtime -60 means less than 60 days.
  • -mtime 60 If you skip + or - it means exactly 60 days.

So modifying the command above like this:

find /path/to/your/php/ -mtime 127 -exec touch -d '30 August 2013' *.php {} \;

Where 127 is the exact amount of days since 23 April (if my quick head calculation is correct). Else you can change the number to the correct amount of days, or use the + or - as described above if it doesn’t need to be ‘that’ exact.

You can read more about the find commands -mtime parameter here: http://www.cyberciti.biz/faq/howto-finding-files-by-date/

 

source: http://stackoverflow.com/questions/18522501/linux-change-modification-date-of-files

Sebenarnya sudah pingin nulis tentang framework ini sejak lama, tapi ya namanya pingin tapi ga ditulis ya ga ada tulisannya. Dari official websitenya si panada http://panadaframework.com, dia bilang kalau Panada adalah high performance PHP development framework namun tetap sederhana. Tidak hanya sederhana dalam pengertian cara penggunaanya, tetapi juga bagaimana core system-nya bekerja. Dari awal dikembangkan, Panada secara khusus ditujukan untuk membantu para PHP developer yang ingin mengembangkan aplikasi web berperforma tinggi (high performance web application). Namun demikian, prinsip kesederhanaan KISS atau Keep it Simple Son! selalu menjadi prinsip utama dalam setiap pengembangan. Panada adalah framework sederhana dan simpel untuk pembuatan website berbasiskan PHP 5.3 ke atas. Framework ini dikembangkan dengan tujuan membantu para pengembang website untuk bekerja lebih cepat, lebih mudah dan lebih alamiah dalam penulisan kode. Setiap komponen didesign untuk bisa saling memanfaatkan sumberdaya (resource) dari komponen-komponen lainnya secara otomatis. Hal ini memudahkan pengembang dalam memanfaatkan sumberdaya secara cepat dan efisien.

Read More →

Terdapat banyak faktor yang mengancam keamanan komunikasi data. Ancaman-ancaman tersebut menjadi masalah terutama dengan semakin meningkatnya komunikasi data yang bersifat rahasia. Secara garis besar, ancaman terhadap komunikasi data dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

  1. Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap komunikasi data. Dari sekian banyak faktor-faktor yang dapat mengancam keamanan dari suatu data, maka berdasarkan tekniknya, faktor-faktor tersebut dapat dikelompokkan ke dalam empat jenis ancaman, yaitu:
    • Interruption, terjadi bila data yang dikirimkan dari A tidak sampai pada orang yang berhak (B). Interruption merupakan pola penyerangan terhadap sifat availability (ketersediaan data). Contohnya adalah merusak dan membuang data-data pada suatu sistem komputer, sehinggga menjadi tidak ada dan tidak berguna.
    • Interception, yaitu serangan ini terjadi jika pihak ketiga (C) berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komunikasi. Contohnya, dengan menyadap data yang melalui jaringan  public (wiretapping) atau menyalin secara tidak sah  file atau program.  Interception mecangancam sifat kerahasiaan data.
    • Modification, pada serangan ini pihak ketiga berhasil merubah pesan yang dikirimkan. Modification merupakan pola penyerangan terhadap sifat integritas data.
    • Fabrication, merupakan ancaman terhadap integritas, yaitu orang yang tidak berhak yang meniru atau memalsukan suatu objek ke dalam sistem. Jadi, penyerang berhasil mengirimkan pesan menggunakan identitas orang lain
  2. Ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia dan bencana alam.

Aspek keamanan komunikasi data terdiri dari:

  1. Authentication, memberi jaminan bahwa semua pelaku dalam komunikasi adalah otentik atau mereka yang dapat di-klaim
  2. Integrity, aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan data serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
  3. Privacy and Confidentiality, aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
  4. Non-repudiation atau nir penyangkalan adalah usaha untuk mencegah terjadinya penyangkalan terhadap pengiriman/terciptanya suatu informasi oleh yang mengirimkan/membuat. Non-repudiation menyediakan metode untuk menjamin bahwa tidak terjadi kesalahan dalam melakukan klaim terhadap pihak yang melakukan transaksi
  5. Availibility, aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan data dan perangkat terkait.

 

saya lupa sumber tulisan ini dari mana saja ya, maklum ini tugas 2 tahun yang lalu 😀

Tulisan ini saya comot dari blog salah satu pengajar saya, Pak Lukito Edi Nugroho di http://lukito.staff.ugm.ac.id/2013/03/01/strukturisasi-skripsi-tesis-atau-disertasi-dalam-satu-diagram/ Tulisan yang ringkas namun komplit pakai banget mengenai Skripsi – Thesis atau Disertasi, monggo dinikmati:

Menulis skripsi, tesis, atau disertasi bukan hanya sekedar menyusun kalimat untuk membangun konten dari bagian-bagian naskah ilmiah tersebut. Yang tidak kalah pentingnya adalah menjamin keruntutan antara satu bagian dengan bagian yang lain. Kelancaran “aliran” ide dan penjelasan inilah yang membuat naskah skripsi, tesis, dan disertasi menjadi enak dibaca.

Research-Stages2

1328529514Bapak Saya lahir di Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, sebuah desa kecil yang asri dan sejuk di kakai pegunungan Dieng. Tepat di bawah Kampus UNSIQ Wonosobo (dulu namanya IIQ), mbah yang biasa kami panggil mbah miri (berasal dari Kemiri, nama dusun tempat tinggal mbah) tinggal. Maka sudah menjadi kewajiban bagi keluarga kami untuk berkunjung ke rumah mbah, setidaknya setiap hari lebaran. Kini mereka berdua (mbah kakung dan mbah uti) telah berada di pangkuanNya.

Dari desa kelahiran Bapak saya itu ada tokoh yang luar biasa, beliau KH Muntaha Al-Hafizh dan tiap lebaran pasti keluarga besar mbah saya bersilaturahmi ke pondok pesantren beliau. Kini beliau telah tiada, namun jejak dakwahnya masih terlihat dan semakin megah. Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah dengan ribuan santrinya, Yayasan Pendidikan Takhasus Al-Quran yang mengelola SMP dan SMA serta perguruan tinggi Universitas Sains dan Ilmu Al-Quran (UNSIQ) yang dulunya bernama Institut Ilmu Al-Quran (IIQ). Seorang tokoh kharismatik dan sangat mencintai Al-Quran.

Read More →

Perang harga (price war) dalam bisnis jasa penerbangan pada saat ini merupakan hal yang lumrah. Dewasa ini hampir semua industri terjadi perang harga, termasuk pada jasa penerbangan. Penyebab terjadinya perang harga ini antara lain:

  1. semakin banyaknya pemain baru yang masuk ke pasar yang menyebabkan market semakin crowded. Kompetisi yang terjadi di pasar semakin ketat
  2. keuntungan dari pangsa pasar yang diperebutkan semakin kecil

Kedua hal ini pada dasarnya adalah supply (penawaran) dan demand (permintaan). Hukum dasar ekonomi adalah jika demand besar sedangkan supply tetap/turun, maka harga akan naik. Sedangkan jika demand menurun/tetap sedangkan supply naik, maka harga cenderung akan turun.

Kondisi ini diperparah oleh usaha yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan atau memperpanjang product life-cycle. Kebanyakan perang harga terjadi ketika product life-cycle sudah berada di puncak. Untuk mempertahankan siklus itu tetap berada di puncak/tidak menurun, perusahaan bersedia untuk menurunkan margin usahanya. Lebih baik mendapatkan makin kecil margin usaha ketimbang tidak sama sekali.

Untuk mempertahankan margin yang sama dengan pendapatan yang menurun akibat perang harga, perusahaan harus dapat menemukan cara untuk mengurangi biaya. Asosiasi pengurangan biaya ini biasanya langsung dikorelasikan dengan mengurangi jumlah tenaga kerja (rasionalisasi/pensiun dini), akan tetapi jika perusahaan bisa berpikir kreatif, sebenarnya masih banyak lagi aspek-aspek pengurangan biaya yang dapat dilakukan.

Read More →

Banyak perusahaan yang bergerak dibidang yang sama dengan Google dengan pola kerja dan strategi pengembangan bisnis yang bermacam-macam dan Google mampu memposisikan sebagai yang teratas. Namun demikian, keberhasilan Google tidak terlepas dari persoalan hukum. Dalam pengembangan produk-produknya, Google dinilai berbagai pihak melakukan perbuatan melawan hukum antara lain tuduhan ”penjiplakan” sistim periklanan, dan Google berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Rachel Whetstone, Vice President Google of Global Communications and Public Affairs, dalam blog resmi Google mengatakan Google kerap mendapatkan ‘sensor’ dari berbagai pemerintahan dan memintanya untuk membatasi atau menghapus konten yang tidak sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku di negara tersebut, namun Google berhasil meyakinkan bahwa mereka tetap berusaha untuk menyajikan yang terbaik dan berada dijalur hukum yang berlaku.

Kesuksesan Google ini secara tak langsung juga sudah mengangkat posisi situs webnya dalam berhadapan dengan portal lain yang menawarkan banyak layanan online dan konten digital. Portal biasanya berusaha mengikat pengunjung, sedangkan Google malah membiarkan pengaksesnya berpindah-pindah secara bebas. Para analis memperkirakan Yahoo akan membeli saham di perusahaan saingan Google, Overture Services. Microsoft juga mulai memerhatikan Google, buktinya mereka giat membenahi kekuatan situs pencari MSN. Google juga mendapat saingan dari perusahaan lain yang mencoba mengimitasi sistemnya. Yahoo dan mesin pencari Ask Jeeves, misalnya, meniru kesederhanaan tampilan halaman Google, sedangkan perusahaan lain mencoba menawarkan tampilan informasi yang unik. Contohnya Vivisimo yang membagi pencarian ke sejumlah kategori. Lalu perusahaan kecil seperti Groxis dan Kartoo mengorganisasi informasi secara visual. Google sendiri rupanya tidak mau bersaing langsung. Mereka malah berharap dengan membantu saingan mereka mendapat penghasilan iklan dan pengunjung lebih banyak, bisnisnya tidak lagi diganggu-ganggu.

Sumber Referensi :

——-http://www.scribd.com/doc/40616797/Model-Bisnis-Google-Larry-Page-Dan-Sergey-Brin-Sebagai-Entrepereneur

——-http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_Google http://www.google.com/corporate/culture.html http://www.vertygoteam.com/google_marketing_strategy.php

——-http://www.vertygoteam.com/google_business_model.php

Sampai saat ini Google menjalankan lebih dari satu juta server di seluruh dunia dan memproses lebih dari satu milyar permintaan pencarian dan dua puluh petabyte data setiap harinya. Server Google dijalankan menggunakan platform Unix/Linux dan dikembangkan dengan bahasa pemrograman Python, Java, C + +. Google File System (GFS) adalah platform penyimpanan inti mereka. Saat ini ada lebih dari 200 GFS cluster di Google. Sebuah cluster dapat memiliki 1000 atau bahkan 5.000 mesin. puluhan ribu mesin mengambil data dari GFS cluster yang menjalankan penyimpanan seluas 5 petabyte dan Read/Write dapat mencapai 40 gigabyte/detik di cluster. MapReduce adalah model pemrograman dan sebuah implementasi yang berhubungan untuk memproses dan menghasilkan kumpulan data yang besar. Saat ini terdapat 6.000 aplikasi MapReduce di Google dan ratusan aplikasi baru yang sedang ditulis setiap bulan. Skala Bigtable untuk menyimpan URL milyaran, ratusan terabyte citra satelit, dan preferensi ratusan juta pengguna. Google memvisualisasi infrastruktur mereka menjadi tiga layer:

  1. Produk : pencarian, iklan, email, peta, video, chatting, blogger
  2. Sistem Infrastruktur Terdistribusi : GFS, MapReduce, dan Bigtable.
  3. Computing Platform : sekumpulan mesin data center yang berbeda

Yang membedakan mereka dari perusahaan lain adalah mengendalikan segala sesuatu dan itu adalah platform. Dan yang mereka perlukan:

  1. Reliabilitas tinggi di pusat data
  2. Skalabilitas untuk ribuan node jaringan
  3. Membutuhkan bandwith yang besar untuk Read/Write
  4. Mendukung blok yang besar dari data yang ukuran gigabyte.
  5. Membagi operasi yang efisien di seluruh node untuk mengurangi kemacetan jaringan.