Charles Kao, ilmuwan yang memiliki peran penting dalam teknologi serat optik, akhirnya mendapatkan pengakuan dunia. Kao mendapatkan hadiah nobel dalam bidang Fisika.

Kao, ilmuwan kelahiran Shanghai, mendapatkan hadiah Nobel dalam bidang Fisika untuk ‘pencapaian yang luar biasa mengenai transmisi cahaya dalam serat komunikasi optik’. Penghargaan itu diterimanya bersama-sama (shared prize) dengan Willard Boyle dan George Smith.

Temuan Kao pada 1966 adalah menentukan cara mentransmisi cahaya pada jarak jauh menggunakan serat optik kaca ultra-murni. Temuan ini meningkatkan jangkauan hingga sekitar 99 kilometer dari sebelumnya hanya 19 meter.

hasil kopas dari detikInet.

E-Learning merupakan sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan dalam model pembelajaran ini adalah jaringan komputer sehingga memungkinkan untuk dikembangkan dengan berbasis web yang kemudian dikembangkan lagi melalui akses internet yang juga disebut Internet Enabled Learning. Penyajian e-Learning berbasis web memungkinkan informasi perkuliahan menjadi real time dan bersifat interaktif. Dalam sistem e-Learning aktifitas perkuliahan ditawarkan untuk bisa melayani seperti perkuliahan biasa (Somantri 2004).

Standarisasi diperlukan untuk menjamin akuntabilitas konten pembelajaran yang digunakan pada e-Learning. Berdasarkan pengamatan dilapangan, banyak penyedia konten e-Learning tidak memperhatikan standarisasi pendistribusian konten e-Learning. Menurut Djuniadi (2006), model pembelajaran e-Learning harus memenuhi standarisasi sebagai berikut :

  1. Interoperability, yaitu sistem tidak mengalami data tidak ditemukan ketika digunakan.
  2. Reusability, yaitu sistem yang dibangun memiliki konten atau materi yang senantiasa dapat digunakan terus–menerus.
  3. Manageability, yaitu sistem yang dibangun mampu mengelola informasi tentang mahasiswa dan mata kuliah dengan baik. Data tersebut dapat ditelusur kembali dan didapatkan data yang benar.
  4. Accessibility, sistem yang dibangun mempunyai layanan akses yang diberikan kepada mahasiswa berperan dengan baik. Sehingga mahasiswa dapat memperoleh materi dengan benar dan dapat dilakukan sembarang waktu.
  5. Durability, sistem yang dibangun tidak mengalami keusangan atau dengan kata lain sistem tersebut senantiasa up to date.

SCORM (Shareble Content Object Reference Model) merupakan standarisasi pendistribusian konten e-Learning yang dikeluarkan oleh ADL (Advanced Distributed Learning). Standarisasi ini memungkinkan pertukaran objek pembelajaran antara LMS yang satu dengan yang lainnya, sehingga konten pembelajaran tersebut dapat digunakan terus menerus (reusability) dengan memperbaharui isi tanpa membuat dari awal lagi (Bohl 2002).

Read More →

Berikut kutipan dari situs detikSurabaya.com

Hari ini diprediksi sebagian besar warga di Tanah Air akan mengenakan batik. Sebab United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO)  menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia, Jumat (2/10/2009).

Hari yang dinanti-nantikan ini pun dijadikan sebagai hari batik. Animo masyarakat menyambut hari batik ini tinggi. Sejumlah toko batik di Pasar Atum dan Pasar Grosir Surabaya (PGS) dibanjiri pembeli. Sebagian besar warga Surabaya akan merayakan pengukuhan batik itu dengan menggelar acara di tempatnya bekerja atau kampus masing-masing.

Rencananya, pengukuhan batik Indonesia oleh UNESCO akan dilakukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Hal ini telah ditegaskan oleh Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata, Mohammad Nuh yang ditemui di Departemen Kominfo, Rabu (30/9/2009) lalu.

“Pengukuhan batik Indonesia oleh UNESCO akan dilakukan kurang lebih pada pukul 20.00 WIB dan Presiden akan mendeklarasikannya secara resmi pada pukul 21.00 WIB” kata M Nuh.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memakai batik pada 2 Oktober secara serentak. Hal ini dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur atas prestasi serta anugerah yang telah diraih oleh bangsa Indonesia. Seruan ini pun langsung diikuti oleh para kepala daerah di Indonesia.

Proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009.

Pakai batik rek!

Tapii….

Unnes tercinta kok adem ayem ya? tidak ada surat edaran, himbauan pun tiada berita…. Meskipun demikian banyak dijumpai rekan-rekan di Unnes yang pada hari ini menggunakan batik, tidak sedikit juga yang menggunakan kaos olahraga guna mengikuti senam aerobik.